5 Varietas Cucak Rowo yang Perlu Dikenal oleh Pencinta Burung

5 Varietas Cucak Rowo yang Perlu Dikenal oleh Pencinta Burung

Diary Of Birding - Cucak rowo, burung pengicau yang sering kali menjadi favorit para pencinta burung, memiliki beragam variasi yang menarik untuk dijelajahi. Keberadaannya tersebar luas di Pulau Sumatera, Jawa, dan Kalimantan. Faktor-faktor seperti perbedaan iklim, ragam vegetasi, kualitas tanah, dan elevasi permukaan laut berdampak pada beragam karakteristik fisik cucak rowo, termasuk tampilan bulunya dan kualitas suaranya.

Indonesia memiliki lima varietas cucak rowo yang berbeda berdasarkan daerah asalnya, masing-masing dengan karakteristik yang unik. Berikut adalah penjelasan singkat tentang kelima varietas cucak rowo yang wajib Anda ketahui:

Cucak Rowo Medan

Cucak rowo Medan memiliki tubuh yang relatif besar dengan ciri-ciri fisik yang padat dan agak keras saat dipegang. Bulunya memiliki warna hijau keabu-abuan dengan sedikit nuansa kecoklatan, memberikan kesan bahwa burung ini telah lama dalam perawatan, meskipun baru ditangkap dari alam liar.

Yang membedakan cucak rowo Medan adalah suaranya yang keras, terkesan berat, namun tidak tebal. Suaranya tidak melengking atau berjerit sehingga terasa seperti mengambang. Jenis ini populer di kalangan pencinta burung karena banyaknya populasi dan ketersediaan di pasar.

Cucak Rowo Aceh

Untuk pemula dalam dunia burung, mungkin sulit membedakan cucak rowo Aceh dengan cucak rowo Medan. Keduanya memiliki ukuran yang serupa dan kualitas suara yang tidak jauh berbeda. Perbedaan utamanya terletak pada warna bulu. Cucak rowo Aceh memiliki warna hijau yang lebih mencolok dibandingkan cucak rowo Medan.

Kemiripan kondisi geografis di utara Sumatera menyebabkan kesamaan karakteristik kedua jenis burung ini.

Cucak Rowo Lampung

Cucak rowo Lampung memiliki ukuran serupa dengan cucak rowo Medan, tetapi postur tubuhnya lebih pendek. Ciri khasnya adalah tubuh yang kekar dengan dada yang bidang dan tulang sayap yang kokoh.

Suara cucak rowo Lampung tidak sekeras cucak rowo Medan dan variasi kicaunya lebih sedikit. Meskipun begitu, cucak rowo Lampung memiliki kecepatan suara yang baik.

Cucak Rowo Jambi dan Riau

Burung cucak rowo dari Jambi dan Riau memiliki ukuran tubuh yang lebih kecil daripada cucak rowo Medan. Postur tubuhnya tidak sekekar dan tidak memiliki dada bidang seperti cucak rowo Lampung. Suara kicauan cucak rowo Jambi dan Riau mirip dengan cucak rowo Lampung, tetapi dengan volume suara yang lebih rendah.

Cucak Rowo Kalimantan

Cucak rowo Kalimantan memiliki ukuran tubuh yang lebih kecil daripada cucak rowo asal Sumatera. Warna hijau bulunya juga tidak secerah cucak rowo dari Pulau Sumatera. Cucak rowo Kalimantan memiliki tempo suara yang relatif lebih lambat dengan variasi yang lebih sedikit. Beberapa penggemar cucak rowo menilai suara cucak rowo Kalimantan kurang tajam.

Selain kelima varietas di atas, terdapat juga cucak rowo asal Jawa yang sekarang hampir punah akibat perburuan besar-besaran sejak tahun 80-an. Untuk melestarikan spesies ini, disarankan membeli cucak rowo yang berasal dari penangkaran.

Demikianlah penjelasan mengenai kelima varietas cucak rowo yang berbeda di Indonesia yang bisa Anda jadikan panduan jika Anda seorang pencinta burung.


Sumber : 

1. Burung Kicau Nusantara
2. Cucak Rawa Itone
3. Jalak Suren

Posting Komentar

0 Komentar